Belasan Rumah Terdampak Banjir Di Malam 1 Ramadhan 1447 H/2026 M

Tampak warga yang sementara membuang air mengunakan sapu ijuk yang tergenang di dalam rumahnya saat banjir. Rabu 18/02/2026 (malam)

Kolaka Utara-Newsterkininusantara.com

Banjir kembali melanda salah satu Desa di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di malam 1 Ramadhan 1447 H/2026 M

Peristiwa banjir yang terjadi di Desa Salurengko, Kecamatan Wawo tersebut kejadiannya pada hari Rabu 18/02/2026 sekitar pukul 22.00 (malam)

Kepala Desa Salurengko (Sampe Silauwan) saat dikonfirmasi melalui whatshapp mengatakan bahwa hujan mulai turun sekitar pukul 20.30, dan hujan yang turun agak deras

Akibatnya air sungai di Desa Salurengko meluap karena sudah tidak bisa tertampung disungai sehingga terjadi pendangkalan sungai, akibatnya belasan rumah masyarakat terendam dan dimasuki air. Selain itu air meluap sampai di jalan poros. Ungkapnya

Banjir yang terjadi di malam 1 ramadhan 1447 H ini merupakan  yang ketiga kalinya terjadi selama bulan  februari tahun 2026, dan banjir kali ini yang pling agak parah.

Tinggi air yang masuk dan menggenangi rumah warga kurang lebih setingi batas mata kaki orang dewasa,dan saat air sudah mulai masuk ke rumah,para warga memindahkan dan mengangkat barang ke tempat yang agak lebih dan aman sehingga tidak ada barang yang terendam. Terangnya

Saya dan masyarakat Desa Salurengko meminta dan berharap kepada Pemerintah Daerah Kolaka Utara untuk membantu masyarakat dan Desa kami yang terdampak banjir yang disebabkan meluapnya sungai 

Semoga Pemerintah dan anggota DPRD Kolaka Utara bisa menurunkan bantuan alat berat (exavator) untuk menggeruk sungai yang sudah terjadi pendangkalan.

Karena ketika sungai itu tidak dikeruk,maka tidak menutup kemungkinan kalau terjadi lagi hujan deras apalagi kalau dihulu sungai deras hujan yang turun,maka akan terjadi lagi banjir.

Saat terjadi banjir yang terjadi di dusun 1 dan 3 sampai sekarang tidak ada korban jiwa,dan kerugian materi pun hampir dikatakan tidak ada.

Reporter : Pendi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *