Pernyataan Inisiator Acara Tahun Baru Pasca Viral Dan Permohonan Maaf Kontraktor

Puskesmas Latowu (Kec. Batu Putih) Kabupaten Kolaka Utara, sementara tahap penyelesaian pekerjaan, Jum’at 02/01/2026

Kolaka Utara-newsterkininusantara.com

Tahun baru masehi merupakan suatu moment yang dinantikan oleh banyak orang,karena moment menjelang pergantian tahun orang-orang pada umumnya menyambut dengan berbagai macam acara atau kegiatan.

Salah satu moment pergantian tahun 2025 ke 2026 yang diadakan oleh sekelompok orang tepatnya di halaman depan Puskesmas Latowu Kecamatan Batu Putih (Kolaka Utara) pada hari rabu 31/12/2025 sontak menjadi viral diberbagai media sosial dan menuai berbagai macam kritik.

Dengan viralnya acara sambut tahun baru yang di lakukan bukan pada tempat yang biasanya,maka awak media newsterkininusantara.com mendatangi langsung untuk menelusuri dan melakukan wawancara kepada beberapa pihak yang disebut-sebut dalam media sosial.

Awak media menemui dan melakukan wawancara langsung kepada bapak Abai (Pengawas dan Pekerja) Puskesmas tersebut. Abai mengatakan bahwa acara malam tahun baru itu adalah inisiatif kami selaku pekerja. 

Pekerja asal Makassar itu kembali mengatakan bahwa kami kumpul-kumpul uang (patungan) sesama pekerja sehingga acara malam tahun baru itu terlaksana dan juga miras. 

Acara yang kami adakan dimalam tahun baru tersebut benar-benar atas inisiatif kami selaku pekerja untuk menghilangkan rasa lelah kami selama bekerja dan itu tidak ada kaitanya dengan pihak kontraktor maupun kepala puskesmas. Jelasnya.  (Jumat 02/01/2026)

Olehnya itu saya selaku yang dipercayakan pengawas sekaligus pekerja sangat menyesali tindakan yang kami lakukan itu dan melalui ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang semestinya kami tidak lakukan ditempat ini,permohonan maaf kami ini khususnya kepada masyarakat Desa Latowu dan pada umumnya Kolaka Utara, Serta kepada pemerintah dan pihak kepolisian. Sesalnya

Sementara itu pihak kontraktor (H. Aminuddin) menuturkan bahwa sepengetahuan saya awal acara malam itu hanya bakar-bakar ikan,namun diperjalanan acara ada beberapa pekerja maupun teman-teman yang datang menuang dan meneguk minuman itu.

Ternyata para pekerja yang sekitar 84 orang yang bekerja di puskesmas ini,mereka membeli miras tanpa saya tahu,saya tahu ada miras saat berjalan acara dan mereka mimum dengan teman-teman yang datang pada malam tahun baru.

Kemudian para penyanyi itu yang datangkan untuk menghibur adalah teman-teman pengusaha yang saya pangil untuk menyambut tahun baru disini.

Namun selaku kontraktor sekalgus penanggung jawab pembangunan puskesmas ini saya mengakui kehilapan dan kesalahan saya,olehnya itu ini ada pernyataan permohonan maaf saya kepada publik.

Ditempat yang sama awak media fokus kepada kepala puskesmas (Kapus) Bapak Elisa Sakke, menjelaskan terkait miras itu berada dan disimpan dirumahnya,itu saya tidak tahu karena selama ini saya tinggal di rumah yang satu (pondok) di samping puskesmas

Rumah itu selalu saya kontrakkan ke para penambang dan saat ini rumah itu ditempati oleh H. Aminuddin dan dijadikan mess oleh para pekerja di puskesmas ini

Jadi terkait adanya minuman keras di rumah itu saya tidak tahu sebab saya tidak tinggal disitu,jelasnya

Kemudian mengenai acara hiburan malam tahun baru itu saya juga tidak tahu,karena saya dan staf melakukan pelayanan sementara di rumah masyarakat yang dikontrak oleh puskesmas,jadi aktivitas disini saya tidak banyak tahu karena fokus memberi pelayanan masyarakat yang kami tempati sementara

Jadi selama puskesmas ini dirobohkan lalu dibangun dengan bangunan baru,saya hanya sebatas memantau dan bukan untuk mengawasi. Saya hanya fokus melayani masyarakat ditempat kami.

Reporter : Pendi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *