Sekda Kolut Sampaikan Duka Cita Wafatnya Anggota IV BPK RI

Foto Almarhum Haerul Saleh (Anggota IV BPK RI)

Kolaka Utara – Newsterkininusantara.com Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Haerul Saleh, pada Jumat, 8 Mei 2026.

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si, Sabtu (9/5/2026).

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya putra terbaik Kolaka, Bapak Haerul Saleh. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT,” ucap H. Muhammad Idrus.

Almarhum Haerul Saleh lahir di Kolaka, Sulawesi Tenggara, 12 Agustus 1981. Sebelum diamanahkan sebagai Anggota IV BPK RI sejak 19 April 2022, almarhum merupakan politisi Partai Gerindra yang pernah mengemban tugas sebagai Anggota DPR RI Komisi XI periode 2014–2019 dan PAW 2020–2022 mewakili Dapil Sultra. 

Di BPK, almarhum memimpin pemeriksaan keuangan negara pada sektor strategis meliputi pangan, infrastruktur, ESDM, kehutanan, hingga kelautan.

Sekda mengenang almarhum sebagai figur rendah hati yang tidak pernah lepas dari tanah kelahirannya.

“Di tengah amanah besar di tingkat nasional, almarhum Haerul Saleh tetaplah putra Kolaka yang bersahaja. Beliau santun, pekerja keras, dan selalu menaruh perhatian pada pembangunan daerah. Setiap pulang kampung, beliau selalu menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat. Kehilangan beliau adalah kehilangan besar bagi Sultra, khususnya Kolaka Utara,” tutur Muhammad Idrus.

Lebih lanjut, Sekda menilai rekam jejak pengabdian almarhum menjadi teladan.

“Dari Senayan ke BPK, almarhum konsisten mengawal akuntabilitas keuangan negara di sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Integritas, etos kerja, dan kecintaannya pada Kolaka adalah nilai yang harus kita warisi. Beliau tidak banyak bicara, tapi kiprahnya nyata untuk bangsa dan daerah,” tegasnya.

H. Muhammad Idrus juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Mari kita kirimkan doa terbaik. Kepada Ibu Anita Hardiana dan anak-anak, serta keluarga besar, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan. Pemda Kolut turut berempati dan kehilangan sosok putra terbaik,” 

Jenazah almarhum disemayamkan di Jakarta dan dimakamkan di tanah kelahirannya, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Reporter : Pendi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *