
H. Muhammad Idrus,S.Sos.,M.Si bersama Kadis PUPR dan BPBD Kolut saat melihat penimbunan di Jl. By Pass Lasusua – Tobaku yang rusak dan berlubang
Kolaka Utara – Newsterkininusantara.com
Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara (Kolut) melakukan penimbunan jalan yang amblas di jalur cepat atau By Pass Kota Lasusua – Tobaku pada Senin (09/2/2026).
Proses penimbunan dipimpin langsung oleh Sekda Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus,S.Sos.,M.Si., didampingi beberapa kepala OPD seperti Dinas PUPR, BPBD, Perhubungan, Dinas Perumahan, dan juga Bapenda.
“Jadi memang karena ini sangat darurat untuk ditangani, makanya yang saat ini dilakukan adalah penanganan yang sifatnya sementara,” ucap H.Idrus.
Kemudian berdasarkan peninjauan oleh Dinas PUPR Kolut, ada 17 titik kerusakan yang sangat parah di sepanjang jalan By Pass. Beberapa titik parah itulah yang saat ini ditangani dengan ditimbun oleh Pemda Kolut.
“Penanganan ini dilakukan dengan anggaran swadaya. Saat ini jalan tersebut sudah berstatus sebagai jalan nasional setelah diserahkan oleh Pemda Kolut beberapa tahun lalu”.
Kadis PUPR Kolut, Patehuddin di lokasi menjelaskan saat ini penanganan jangka panjang jalur By Pass Kolut telah ditender Balai Wilayah Sungai (BWS).
“Alhamdulillah kabar baiknya hari ini BWS sudah melakukan tender untuk penanganan jangka panjang di jalur ini,” Kata mantan Kadis DLH itu.
Selain menimbun jalan, di beberapa titik juga rencana akan dilakukan penambahan penerangan. Pun telah dipasang papan-papan himbauan kepada pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas.
Masyarakat yang melewati jalur By Pass Kolaka Utara diminta untuk meningkatkan kehati-hatiannya. Selain jalan berlubang di sepanjang By Pass akibat hantaman ombak, juga tengah berlangsung pembenahan oleh Pemda Kolut.
Dengan adanya penanganan darurat ini, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan yang mungkin terjadi. Pemda Kolut berkomitmen untuk terus memantau dan memperbaiki infrastruktur jalan di wilayahnya, sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat. Harapnya.
Reporter : Pendi