Viral;Puskesmas Seketika Berubah Seperti Diskotik

Tampa Para Penyanyi Saat Malam Tahun Baru 2026 di Halaman Puskesmas Latowu

Kolaka Utara-newsterkininusantara.com

Momen pergantian tahun menjadi salah satu yang dinantikan oleh khayalak ramai,mulai dari anak-anak hingga orang tua yang mereka acap kali katakan tahun baru.

Biasanya untuk menanti atau menyambut pergantian tahun pada umumnya,kebanyakan masyarakat baik secara individu maupun berkelompok mencari dan menuju kesuatu tempat yang dianggap bagi mereka yang paling tepat,santai dan happy untuk menyambut tahun baru.

Namun suasana yang sangat berbeda dan tidak pernah ada kita lihat dan dengar bahwa salah satu sarana pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang dijadikan tempat untuk menyambut tahun baru

Ironisnya malam itu sejak sekitar pukul 21.00 alunan musik mulai berdendang yang diiringi dengan lagu/nyanyian yang begitu mengetarkan kaki,tangan dan badan serta kepala untuk bergoyang yang dinyanyikan oleh beberapa gadis/perempuan yang penampakannya sangat seksi sehingga membuat para masyarakat yang hadir semakin asyik untuk menyambut tahun baru.

Peristiwa tersebut terjadi di Puskesmas Kecamatan Batu Kabupaten Kolaka Utara tepatnya di Desa Latowu,kejadiannya pada hari rabu 31/12/2025. Puskesmas malam itu seketika berubah seperti diskotik dimana hampir semua pelataran bagian depan puskesmas itu menjadi pusat perhatian baik orang yang melintas maupun bagi mereka yang membuat acara tahun baru di Puskesmas itu

Dengan kerlap kerlip lampu disko yang telah ditata dan didesain membuat malam itu Puskesmas yang selama ini kita ketahui sebagai tempat pelayanan masyarakat khususnya bagi masyarakat yang sementara sakit,kini menjadi tempat dugem atau berjoged layaknya sedang dugem di diskotik.

Bukan hanya soal halaman Puskesmas yang dijadikan sebagai tempat bergoyang di detik-detik pergantian tahun 2025 ke tahun 2026,namun nampak juga dengan jelas diatas meja berdiri dengan kokoh beberapa botol minuman keras (miras) yang terekam kamera dan menjadi viral dilaman-laman media sosial (medsos) mulai dari group-group whatsapp hingga facebook bahkan IG dan Tiktok sudah berdar

Viralnya dibeberapa media sosial adanya sekelkmpok masyarakat yang membuat acara tahun baru di Puskesmas itu,sontak menjadi kritikan pedas baik pemerintah daerah kolaka utara,pihak kepolisian,dinas kesehatan,maupun pihak kontraktor yang kerjakan puskesmas tersebut.

Sebab Puskesmas itu masih sementara dalam tahap pembangunan atau rehap dan belum selesai walupun proyek itu sudah berakhir masa kerjanya atau kontraknya

Terkait dengan peristiwa tersebut Sapridona, Ketua APIP Sulawesi Tenggara angkat bicara dan layangkan kritik yang keras serta mengutuk penyelenggara acara tahun baru di Puskesmas itu.

Kok bisa ya kecolongan Pemerintah mulai Kabupaten,Kecamatan hingga Desa dan tentunya pihak kepolisian (Polsek Batu Putih), kenapa bisa diijinkan bikin acara tahun baru di Puskesmas apalagi acaranya mempertontonkan yang tidak bermoral,kesalnya

Masa sih acara tahun baru kemudian mempertontonkan hal yang tidak baik,seperti menyewa penyanyi yang sangat seksi dan memamerkan botol minuman keras,padahal hampir saya pastikan bahwa acara itu ada anak-anak yang datang nonton,kan tidak baik dilihat khusunya para generasi kolaka utara

Jadi dengan tegas saya katakan agar pemerintah daerah harus mengevaluasi pihak yang telah mengijinkan untuk membuat acara yang tidak bagus itu,kalau bisa copot kepala puskesmas batu putih,begitupun dari kepolisian harus menindak kapolsek batu putih karena telah lalai dalam mengawasi sekelompok masyarakat sambut tahun baru yang semestinya bukan pada tempatnya. Tegasnya (Kamis 01/01/2026)

Kalu tidak ada tindakan tegas yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pihak kepolisian,maka sama halnya mereka telah melakukan pembiaran kepada masyarakat untuk berbuat yang tidak bermoral itu.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada pernyataan baik dari pihak penyelenggara,pemerintah maupun dari pihak kepolisian terkait Puskesmas Batu Putih dijadikan tempat dugem diacara malam tahun baru 2026.

Reporter : Pendi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *